Eloknya Hutan Wanagama Yang Jadi Lokasi Karantina Covid
Eloknya Hutan Wanagama Yang Jadi Lokasi Karantina Covid

Eloknya Hutan Wanagama Yang Jadi Lokasi Karantina Covid

banner



YOGYAKARTA : Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menerima tawaran kerjasama dan kolaborasi dengan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk memanfaatkan wisma di Hutan Wanagama sebagai lokasi karantina warga yang hasil rapid test Covid-19 nya reaktif. 
“Hutan Wanagama ternyata lokasi yang sangat ideal untuk karantina,” ujar Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi 22 Mei 2020.

Lokasi wisma di Hutan Wanagama yang hanya berjarak sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta itu menurut Immawan ideal untuk karantina Covid karena beberapa faktor. 

Pertama, kamar di wisma itu sudah memenuhi standar hotel. Paling tidak hotel bintang dua atau tiga. Wisma itu baik secara fisik maupun dari aspek kesehatan juga mendukung. 
“Ada delapan kopel yang dibangun Kementerian PUPR yang sangat representatif dengan jumlah bednya mencapai 32 unit,” ujar Immawan.

Tak hanya itu, Immawan menuturkan, ada sejumlah kamar lain yang juga sudah dibangun sejak lama. Sehingga kamar-kamar itu jumlahnya jika ditotal bisa untuk dihuni  90 warga. 

“Lokasi hutan ini jelas baik dari aspek lingkungan karena alami, sebagai hutan yang teduh dan amat sangat luas sehingga memungkinkan untuk kegiatan olahraga juga,” ujarnya.

Immawan menilai, di kawasan itu, lingkungan sosial masyarakat juga sangat mendukung startegi social and physical distancing. 

“Secara umum kawasan hutan ini layak untuk membantu penanganan Covid 19 maupun dalam menghadapi bencana non alam lainnya,” ujarnya. 

Pengelola Wanagama sebelumnya menawarkan kepada Pemkab Gunungkidul DIY untuk penggunaan wisma di kawasan hutan itu sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Budiadi mengatakan terdapat sekitar 35 kamar dalam wisma dan 8 cottage yang berada di hutan pendidikan Wanagama. Ruang-ruang tersebut bisa difungsikan sebagai ruang isolasi bagi pasien Covid-19.

“Kami secara proaktif mengusulkan wisma Wanagama sebagai tempat atau lokasi isolasi warga Gunungkidul yang terinfeksi Covid-19. Universitas pun mendukung untuk meningkatkan fasilitas disini,” ujarnya.

Pihak UGM dan Pemkab Gunungkidul juga telah meninjau kembali fasilitas yang ada di Hutan Wanagama. Sekaligus melakukan asesmen terhadap kelayakan dan peralatan serta perlengkapan yang diperlukan untuk melakukan isolasi mandiri.

Camat Playen Kabupaten Gunungkidul, Muhammad  Setyawan Indrianto, mengatakan tawaran Wanagama sebagai lokasi isolasi mandiri ini sangat baik. Nantinya, Wanagama bisa menjadi alternatif tempat karantina tidak hanya bagi warga Playen, tetapi juga masyarakat Gunungkidul.

“Kebiasaan karantina di rumah itu tidak efektif sehingga mohon kerja sama dengan Wanagama sebagai alternatif tempat karantina jika di rumah sakit tidak lagi memenuhi,”katanya.

Setyawan menyampaikan jika nantinya Wanagama dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri maka semua pembiayaan warganya selama menjalani isolasi akan di tanggung oleh Pemkab Gunungkidul.  

Kepala Seksi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Diah Prasetyorini mengatakan standar ruang isolasi adalah satu kamar diperuntukukan untuk 1 orang. Hal tersebut ditujukan untuk meminimalkan risiko penularan virus. Nantinya akan ada petugas kesehatan yang mendampingi pasien selama menjalani isolasi mandiri.

(Yan/Ser)

Advertisement banner

Baca juga:

banner

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.