SUARAKAN.COM – Layanan on-demand dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Gojek, secara resmi menghadirkan shelter Gojek Instant di Terminal Giwangan Yogyakarta sebagai langkah strategis mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Kehadiran fasilitas ini berfungsi sebagai area tunggu khusus bagi mitra driver dan penumpang yang diletakkan pada titik jemput strategis dekat dengan area naik-turun bus. Melalui titik jemput resmi berbasis sistem ini, Gojek Instant dirancang agar penumpang dapat melanjutkan perjalanan secara cepat, aman, dan tertib, sekaligus membantu pengelola terminal dalam mengatur lonjakan arus kendaraan serta manusia yang signifikan selama musim mudik.
Area Head Gojek Yogyakarta, Arfiansyah Arfi, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjaga mobilitas masyarakat di simpul transportasi publik yang krusial. Arfiansyah menjelaskan bahwa terminal merupakan titik penting dalam rangkaian perjalanan mudik sehingga diperlukan akses transportasi lanjutan yang jelas dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
"Terminal adalah titik penting dalam perjalanan mudik. Melalui Gojek Instant, kami ingin memastikan penumpang memiliki akses transportasi lanjutan yang jelas, tertib, dan mudah digunakan. Ini merupakan kontribusi kami untuk membantu pemerintah dalam mengelola arus mudik, sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat," ujar Arfiansyah Arfi dalam keterangannya terkait operasional shelter tersebut.
Dukungan terhadap integrasi teknologi ini juga datang dari pihak regulator melalui Kepala Seksi Prasarana Jalan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II D.I. Yogyakarta, Anang Dwi Suryanto. Menurut Anang, pemanfaatan layanan transportasi digital di dalam lingkungan terminal merupakan langkah responsif untuk menghadapi peningkatan volume penumpang yang kerap memicu kepadatan di area pintu keluar.
"Kami mendorong integrasi layanan transportasi berbasis teknologi di simpul-simpul transportasi. Kehadiran shelter Gojek Instant di Terminal Giwangan membantu menciptakan alur penjemputan yang lebih tertib, mengurangi potensi kepadatan, serta meningkatkan kenyamanan penumpang," jelas Anang Dwi Suryanto yang akrab disapa Dody tersebut, sembari menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem transportasi yang terintegrasi.
Manfaat dari kehadiran shelter ini dirasakan langsung oleh para pemudik, salah satunya adalah Ery Nurul yang merupakan seorang traveler sekaligus pengguna setia layanan Gojek. Ia mengaku bahwa keberadaan titik jemput yang pasti di Terminal Giwangan sangat membantu mengurangi kebingungan yang biasanya dialami penumpang saat baru saja turun dari bus antarkota.
"Biasanya setelah turun dari bus, saya harus mencari kendaraan lanjutan dan sering bingung titik jemputnya di mana. Dengan Gojek Instant di Terminal Giwangan, titik jemputnya jelas dan proses pemesanannya lebih cepat. Jadi perjalanan pulang terasa lebih praktis dan tidak melelahkan," ungkap penumpang yang akrab disapa Ami tersebut.
Melalui kehadiran shelter Gojek Instant ini, Gojek berharap dapat memberikan kontribusi berkelanjutan dalam menciptakan ekosistem transportasi publik yang lebih tertib. Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menghadirkan pengalaman perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh lapisan masyarakat pada tahun 2026 ini.
