Bank BPD DIY Luncurkan QUAT, Ini Manfaatnya
Bank BPD DIY Luncurkan QUAT, Ini Manfaatnya

Bank BPD DIY Luncurkan QUAT, Ini Manfaatnya

banner



SUARAKAN.COM : Bank BPD DIY meluncurkan layanan terbarunya yaitu QUAT atau QRIS Ultimate Automated Transaction pada Rabu (25/11/2020).

Hal itu sebagai upaya memperkuat dan meningkatkan potensi transaksi digital di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Keunggulan layanan ini selain realtime juga tidak ada biaya transaksi sehingga sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha khususnya UMKM.

Layanan itu langsung diujicoba 
Direktur Utama (Dirut) Bank BPD DIY Santoso Rohmad bersama jajaran direksi serta seluruh pemimpin cabang. Hadir pula Kepala Dinas Komunikasi  dan Informatika (Diskominfo) DIY Rony Primanto Hari dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi. 

Santoso mengatakan, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standardisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

QUAT merupakan aplikasi mobile yang dihadirkan untuk memfasilitasi transaksi digital dalam jaringan QRIS bagi pelaku usaha. Kelebihannya antara lain transaksi pembayaran dibukukan secara realtime, dapat menerima pembayaran dari berbagai QRIS issuer, mendukung fitur pemberian tips dan refund (pengembalian).

Sejalan dengan peluncuran aplikasi QUAT, fitur pembayaran QR Pay ditambahkan pada layanan BPD DIY Mobile untuk merespons dan mengoptimalkan berbagai transaksi.
Berbagai fitur dan kemudahan QR Pay di antaranya  pembayaran langsung debet dari rekening nasabah, tidak perlu top-up ke e-wallet, pembayaran ke semua merchant QRIS tanpa biaya transaksi.
“Ini adalah komitmen Bank BPD DIY untuk terus berperan meningkatkan potensi ekonomi di Yogyakarta dan mengoptimalkan perputaran transaksi dan penempatan dana daerah,” kata Santoso Rohmad.

Tindak lanjut dari peluncuran layanan ini, lanjut dia, Bank BPD DIY pada Desember 2020 menggelar program Bersama Bangkitkan Jogja di seluruh wilayah DIY. Program ini akan melibatkan 250 pelaku usaha dan UMKM, keseluruhan rangkaian transaksi akan diselenggarakan dengan pembayaran melalui QRIS Bank BPD DIY.

Santoso berpesan, ke depan di DIY tidak boleh ada UMKM tanpa QUAT QRIS Bank BPD DIY. 

Langkah ini sekaligus untuk menyemangati jajarannya. “Kita ini satu dari enam Bank BPD di Indonesia yang memiliki layanan QRIS serta satu dari  40 lembaga yang punya QRIS. Anda semua harus bangga,” katanya.

Menurut dia, QRIS akan menjadi salah satu kekuatan Bank BPD DIY ke depan. “Kita dalam waktu dekat akan melakukan digitalisasi Pasar Prawirotaman,” tambahnya.
Bagi DIY sebagai daerah tujuan wisata, layanan QUAT QRIS Bank BPD DIY memudahkan wisatawan. ”Siapa pun yang datang ke Yogyakarta dengan QRIS transaksi beres," 

Diakui, QRIS ibarat barang baru bagi UMKM. Tantangan terberat adalah mengedukasi masyarakat supaya familiar dengan sistem pembayaran nontunai. Dia mencontohkan, dulu banyak orang takut menggunakan kompor gas akhirnya lama-lama terbiasa dan nyaman.

“Kita mengedukasi mulai arisan, donasi masjid, infak pakai Bank BPD DIY Mobile Banking,” ujarnya seraya menambahkan transaksi nontunai merupakan salah satu upaya memutus penyebaran Covid-19.

Rony Primanto Hari mengapresiasi diluncurkannya QUAT QRIS Bank BPD DIY yang memudahkan pelaku usaha bertransaksi tanpa uang cash. Inovasi tersebut sejalan dengan kebijakan Pemda DIY, Jogja Smart Province, sekaligus membuktikan bank milik Pemda DIY itu sejajar dengan bank-bank nasional.

Menurut Rony, sejak 2019 Diskominfo DIY melaksanakan program digitalisasi UMKM melalui pendirian 60 titik wifi gratis di pusat-pusat kegiatan UMKM disertai pelatihan dan pendampingan selama setahun. Pihaknya siap bekerja sama dengan Bank BPD DIY.
Advertisement banner

Baca juga:

banner
Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.